Distributor Nasa Resmi PT. Natural Nusantara  N-227042

Kami adalah Stockist Resmi NASA PT.Natural Nusantara, ID Stokist K.150. ID Distributor N-227042, Situs ini Sengaja Kami Buat utamanya untuk memberikan kemudahan bagi Anda yang tertarik untuk Belanja Produk Nasa Atau ingin menjadi Agen Distributor Pupuk Organik NASA

google
Distributor Nasa N-227042. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Recent Posts

community

google
BLOGNYA MAS UM@M
BERSAMA MENUJU MASA DEPAN LEBIH BAIK



google
SUPER GRANUL


google
GREEN STAR


google
POWER NUTRITION


google
VITERNA


google
Poc NASA 500cc


google
SUPER NASA 3KG


google
POC NASA 3LT


google
HORMONIK 500CC


google
BINTANG TANI 1LT


google
HORMONIK 100CC


google
ACAI PLUS


google
NATURAL CRYSTAL X


google
OLOONG TEA NATURAL


google
HU-WHANG TEA NATURAL


google
NATURAL BERAS MERAH


google
NATURAL CALSEA PLUS


google
NATURAL HERBASTAMIN


google
NATURAL ROYAL JELLY


google
NATURAL CLOROPYLIN


google
NATURAL(AMNE)


google
NATURAL LECHITIN


google
NATURAL ENBEPE


google
SUPER GRANUL


google
GREEN STAR


google
POWER NUTRITION


google
VITERNA


google
Poc NASA 500cc


google
SUPER NASA 3KG


google
POC NASA 3LT


google
HORMONIK 500CC


google
BINTANG TANI 1LT


google
HORMONIK 100CC


google
ACAI PLUS


google
NATURAL CRYSTAL X


google
OLOONG TEA NATURAL


google
HU-WHANG TEA NATURAL


google
NATURAL BERAS MERAH


google
NATURAL CALSEA PLUS


google
NATURAL HERBASTAMIN


google
NATURAL ROYAL JELLY


google
NATURAL CLOROPYLIN


google
NATURAL(AMNE)


google
NATURAL LECHITIN


google
NATURAL ENBEPE



google
klik gambar

google
klik gambar

TRANSFER ORDER


Moh.Khotibul Umam
No.Rek. 0810553057


Moh.Khotibul Umam
No.Rek. 600301006320539


Moh.Khotibul Umam
NO.Rek.0276773420


Moh.Khotibul Umam
Rek.1360010491642

Area Iklan(Klik Gambar)

AREA IKLAN (KLIK GAMBAR)

googlegoogle
google googlegooglegooglegoogle

DIKIRIM VIA:

MEKANISME SEDERHANA PENGARUH HORMON/ ZAT PENGATUR TUMBUH (ZPT) HORMONIK TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF DAN GENERATIF TANAMAN

            Tanaman secara alamiah tanaman sudah mengandung hormon pertumbuhan seperti Auksin, giberelin dan Sitokin yang dalam tulisan ini diistilahkan dengan hormon endogen. Kebanyakan hormon endogen di tanaman berada pada jaringan meristem yaitu jaringan yang aktif tumbuh seperti ujung-ujung tunas/tajuk dan akar. Tetapi karena pola budidaya yang intensif yang disertai pengelolaan tanah yang kurang tepat maka kandungan hormon endogen tersebut menjadi rendah/kurang bagi proses pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman. Akibatnya sering dijumpai pertumbuhan tanamaman lambat, kerontokan bunga/ buah, ukuran umbi/buah kecil yang merupakan sebagian tanda kekurangan hormon (selain kekurangan zat lainnya seperti unsur hara). Oleh karena itu penambahan hormon dari luar (hormon eksogen) seperti produk HORMONIK yang mengandung hormon Auksin , giberelin dan Sitokinin ORGANIK (Non sintetik/kimia) mutlak diperlukan untuk menghasilkan pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman yang optimal.

            Untuk mengetahui bagaimana mekanisme kerja HORMONIK (Auksin, giberelin dan Sitokinin) pada tanaman, berikut diuraikan secara global dan sederhana:

Pemberian Auksin eksogen (HORMONIK) akan meningkatkan permeabilitas dinding sel yang akan mempertinggi penyerapan unsur , diantaranya unsur N, Mg, Fe, Cu untuk membentuk chlorofil yang sangat diperlukan untuk mempertinggi fotosintesis. Dengan fotosintesis yang semakin meningkat akan dihasilkan hasil fotosintesis yang meningkat dan bersama dengan auxin akan bergerak ke akar untuk memacu pembentukan giberelin dan Sitokinin di akar yang akan membantu pembentukan dan perkembangan akar . Penambahan kandungan Auksin eksogen di akar akan meningkatkan tekanan turgor akar sehingga giberelin dan Sitokinin endogen di akar akan diangkut ke atas/ bagian tajuk tanaman.
            Dengan penambahan Sitokinin dan giberelin eksogen maka terjadi peningkatan kandungan Sitokinin dan giberelin ditanaman (tajuk) dan akan meningkatkan jumlah sel (oleh hormon Sitokinin) dan ukuran sel (oleh hormon giberelin) yang bersama-sama dengan hasil fotosintat yang meningkat di awal penanaman akan mempercepat proses pertumbuhan vegetatif tanaman (termasuk pembentukan tunas-tunas baru) selain juga mengatasi kekerdilan tanaman.
            Seiring dengan pertumbuhan vegetatif tanaman, hasil fotosentesis akan meningkat terus dan ditambah kandungan giberelin dan sitokinin eksogen akan meningkatkan perbandingan C/N yang menyebabkan peralihan dari masa vegetatif ke generatif dengan terbentuknya kuncup bunga/buah atau umbi. Pada saat terbentuk bunga atau buah, jika kandungan auksin rendah maka sel-sel antara tangkai bunga/buah dengan ranting/cabang akan berubah menjadi jaringan mati yaitu jaringan gabus sehingga bunga/buah mudah rontok. Dengan penambahan Auxin Eksogen akan menghambat perubahan sel-sel tersebut menjadi jaringan gabus sehingga kerontokkan dapat dicegah/dikurangi.

Di fase generatif ini penambahan Hormon Sitokinin dan giberelin eksogen akan meningkatkan kapasitas jaringan penyimpanan hasil fotosintesa yang dipanen (umbi, buah dll) yaitu sitokinin akan memperbanyak sel jaringan penyimpanan dan giberelin akan memperbesar sel jaringan penyimpanan sehingga mampu menerima hasil-hasil fotosintesa lebih banyak yang berakibat ukuran jaringan penyimpanan (buah) lebih besar (semangka, kentang, dll) atau bernas (padi, jagung dll).
            Penambahan Hormon Auxin, Sitokinin dan Giberelin Eksogen akan berpengaruh
terhadap :
1.      Akar : akan menaikkan kapasitas penyerapan air dan unsur hara
2.      Daun : mempertinggi laju fotosintesis sehingga hasil fotosintesa lebih banyak
3.      Ditambah dengan penambahan unsur – unsur hara dari POC NASA dan atau POP SUPER NASA yang akan mencukupi kebutuhan tanaman secara jumlah dan jenis unsur hara. Sehingga semua faktor di atas akan membuat tanaman tercukupi kebutuhannya yang akan berpengaruh pada umur produktif tanaman (umur dimana tanaman masih dapat berproduksi dengan cukup baik) dapat diperpanjang baik untuk tanaman semusim atau tahunan.
Keterangan :
- Permeabilitas : Kemampuan dinding sel untuk dilewati suatu senyawa
(biasanya bentuknya cairan )
- C/N : Perbandingan antara Carbon dan Nitrogen dimana semakin
besar perbandingan C/N maka tanaman akan terpacu menuju ke pertumbuhan generatif tanaman
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Budidaya Perkebunan Nasa | Budidaya Pertanian Nasa | Info Perkebunan Nasa dengan judul MEKANISME SEDERHANA PENGARUH HORMON/ ZAT PENGATUR TUMBUH (ZPT) HORMONIK TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF DAN GENERATIF TANAMAN. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Distributor Nasa Resmi PT. Natural Nusantara N-227042
Ditulis oleh: umam raffa -

Belum ada komentar untuk "MEKANISME SEDERHANA PENGARUH HORMON/ ZAT PENGATUR TUMBUH (ZPT) HORMONIK TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF DAN GENERATIF TANAMAN"

Posting Komentar

TOKO PENDUKUNG
google

google


google
PENGELOLA STOCKIST NASA
google google
Moh Khotibul Umam
Jl. Raya Purwodadi - Semarang KM.10 ds. Ngeluk Rt.04/01 Purwodadi - Jateng 58161

Profil Lengkapku Klik diSini
KANTOR PUSAT PT NASA
google
Alamat PT Natural Nusantara :
Jl. Ring Road Barat no 72 Salakan, Trihanggo, Gamping, Sleman, Yogjakarta.
Call Center. 0274-6499191, Fax. 0274-6499192

LOGIN AREA

google google